BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Produksi sampah di Kuala Pembuang. ibukota Kabupaten Seruyan dengan jumlah penduduk sekitar 8.672 jiwa pada tahun 2016 lalu, mencapai 78.048 meter kubik per tahun.

Hal tersebut dikatakan Bupati Seruyan Sudarsono saat membuka kegiatan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2017, di pantai wisata Sungai Bakau, Kecamatan Seruyan Hilir, Rabu (22/2/2017) sore sekitar pukul 15.30 WIB.

"Perlu diketahui, data produksi sampah khusus Kota Kuala Pembuang yang dengan jumlah penduduk kurang lebih sebanyak 8.672 jiwa tahun 2016 lalu, mencapai 78.048 meter kubik per tahun," katanya.

Dengan sarana prasarana persampahan yang telah dimiliki, imbuh dia, volume sampah yang tertangani 29.709 meter kubik per tahun, atau baru sekirar 38 persen dari total produksi sampah.

Turut hadir dalam peringatan itu, sejumlah kepala SKPD, pegawai di lingkungan Pemkab Seruyan, kepolisian, pelajar, dan mahasiswa.

Dalam sambutannya, Sudarsono mengatakan, HPSN kali ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Salah satunya, dengab tidak membuang sampah sembarangan.

"Melalui peringatan yang diisi dengan kegiatan pemungutan sampah bersama semoga dapat menimbulkan kecintaan kita terhadap kebersihan," kata Sudarsono. (PARNEN/B-5)