BORNEONEWS, Muara Teweh - Kepala Desa Linon Besi II, Kecamatan Gunung Purei, Barito Utara mengancam akan mundur sehingga warga menjadi resah. Surat pengunduran diri 7 Februari 2017 itu menimbulkan persepsi lain dan kecurigaan di benak warga.

Dua warga, Didi Rosell dan Sadar selaku mantir (kepala adat), datang mengadukan pengunduran diri Kades Linon Besi II Arbani ke kantor PWI Barito Utara, Selasa (21/2/2017. Mereka kecewa, karena dalam surat itu tertera dasar pengunduran diri karena alasan keamanan dan keselamatan diri dan keluarga.

Menurut Didi, warga curiga dan mengaitkan dengan masalah proyek alokasi dana desa (ADD), karena kades mengirimkan surat pengunduran diri, hanya berselang dua hari setelah terjadi keributan antara warga dengan kepala kerja proyek ADD Danuri.

"Sebenarnya ada apa, sampai kades mau mengorbankan jabatannya. Kades ngomong di mana-mana, kalau kepala kerja mundur, dia juga mundur,” kata Didi dengan nada tinggi. (RAMADHANI/B-6)