BORNEONEWS, Palangka Raya – Jalan tembus dari Pelabuhan Bukit Pinang menuju Jalan Mahir Mahar, Kelurahan Kelampangan, Kota Palangka Raya begitu penting artinya bagi penertiban terminal khusus (Tersus) yang nakal. Pihak terkait baru bisa benar-benar tiada beri ampun saat jalan tembus itu selesai digarap dan minimal telah fungsional.
Kondisi jalan sangat penting artinya menurut Kesyahbandaran dan Dinas Perhubungan (Dishub). Pihaknya belum bisa mengalihkan aktivitas bongkar muat Tersus di Jalur Sungai Kahayan karena fasiltas jalan darat belum bisa dilakukan.
Demikian dikatakan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas V Pulang Pisau yang membawahi wilayah kerja Palangka Raya, Otto Patriawan kepada Borneonews.co.id, Kamis (23/2/2017).
“Menunggu tahun ini jalan ke Pelabuhan Bukit Pinang selesai dan bisa dioperasionalkan. Kalau sudah, nanti semua kegiatan akan kami pindahkan ke pelabuhan Bukit Pinang,” janjinya.
Kondisi saat ini, calon badan jalan sudah terlihat, namun belum tahap perkerasan sehingga belum bisa dilakuki kendaraan besar untuk bongkar muat barang. Catatan Dinas Perhubungan, yang sudah kondisi beraspal hanya sepanjang 1,7 kilometer dari pelabuhan. (ROZIQIN/B-6)








