BORNEONEWS, Tamiang Layang - Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur, menyediakan 40 unit komputer untuk digunakan pada saat Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ini.
Selain itu, SMAN 1 Tamiang Layang juga menjalin kerja sama dengan sekolah lain yakni Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Tamiang Layang. Dengan kerjasama itu, total ada 100 unit komputer yang bisa digunakan siswa SMAN 1 Tamiang Layang pada pelaksanaan UNBK pada tahun ini.
"Pihak sekolah kami melakukan kerjasama dengan SMKN 2 Tamiang Layang. Ternyata pihak sekolah tersebut (SMKN 2) mempunyai 60 unit komputer. Jadi fasilitas yang kami punya ada 100 unit komputer siap pakai untuk UNBK nanti," ungkap Kepala SMAN 1 Tamiang Layang Rogan Gunawan saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (23/2/2017).
Rogan melanjutkan, kerjasama dengan SMKN 2 Tamiang Layang dilakukan karena jumlah komputer di SMAN 1 terbatas. "Sekolah kami melakukan kerjasama dengan Kepala SMKN 2 Tamiang Layang, Surianus, karena terbatasnya fasilitas komputer untuk bekal UNBK," tutur dia.
Menurutnya, kerjasama tersebut tidak akan mengganggu pelaksanaan UNBK di SMKN 2 Tamiang Layang karena jadwal pelaksanaan berbeda. "SMKN 2 Tamiang Layang lebih dulu satu minggu dari kami," tambahnya.
Rogan berharap, pada tahun depan, SMAN 1 Tamiang Layang sudah bisa melaksanakan UNBK secara mandiri atau tidak bergantung pada sekolah lain seiring adanya penambahan 50 unit komputer dari pemerintah.
Ia menyebutkan, jumlah peserta UNBK di SMAN 1 Tamiang Layang tahun ini sebanyak 230 orang. Mereka berasal dari dua jurusan, yakni IPA (lima ruangan) dan IPS (lima ruangan).
"Kami harap di tahun yang akan datang ada penambahan unit komputer agar peserta tidak melaksanakan UNBK sampai malam hari," kata Rogan. (MULTRI SAPUTRA/B-3)








