BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kurikulum pelajaran 2016-2017 dinilai lebih praktis karena adanya Ujian Nasional Bersasis Komputer (UNBK).

Penilaian itu disampaikan Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri  (SMAN) 1 Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur, Rogan Gunawan, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (23/2/2017).

"Ujian tahun ini lebih praktis bila dibandingkan dengan sebelumnya, karena pengawas tidak perlu kaya dulu lagi, sering hilang tidak ada di kelas," kata Rogan.

Menurut dia, pihak sekolah saat ini hanya menunggu pemberitahuan dari pemerintah pusat yang akan dikirim melewati internet terkait teknis pelaksanaan UNBK pada April mendatang.

"Kami juga masih menunggu soal UNBK yang akan dikirim dari pusat. Untuk soal USBN dibuat dari Kabupaten Barito Timur," sambung dia.

Soal USBN, sambung dia, dibuat melalui kelompok kerja guru mata pelajaran, khusus mata pelajaran yang USBN-kan. Soal USBN 75% diambil dari daerah dan 25% dari pemerintah pusat, difasilitasi oleh Khoirul Anam, selaku ketua Musawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA. (MULTRI SAPUTRA/B-3)