BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Sekitar sepuluh hektare lahan pertanian padi di kawasan Beriut, Desa Persil Raya, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan diserang ratusan hama tikus.
"Lebih dari sebulan ini, serangan hama tikus mengganas. Batang tanaman padi menguning layu akibat gigitan tikus," kata Imus, petani di Beriut, Jumat (24/2/2017).
Langkah yang dilakukan petani adalah menyebar racun tikus yang dicampur dengan bulir padi. Kemudian racun itu diletakkan di sejumlah titik.
"Kita cuma gunakan racun tikus yang berupa serbuk, hasilnya masih kurang optimal. Sebab tikus lebih senang mengigit batang padi. Tapi ada sebagian yang memakan racun itu," kata Imus.
Jika penanganan hama tikus dengan cara diracun itu tak lagi efektir, petani masih ada cari lain yakni penyetruman.
"Memang itu membahayakan. Tapi kami juga tak mau padi banyak yang layu dan akhirnya mati sebelum berbuah," kata dia. (PARNEN/B-11)








