BORNEONEWS, Kuala Kurun- Warga yang tinggal di wilayah RT 04, Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, selalu merasakan banjir saat air Sungai Kahayan meluap.

Kali ini banjir kembali terjadi dan merendam jalan serta permukiman warga dengan ketinggian air mencapai 50 centimeter. Tiga hari sudah banjir melanda kawasan itu.

Kalangan DPRD Gunung Mas pun mendukung warga di daerah rawan banjir untuk direlokasi. Terkait hal itu, Lurah Tampang Tumbang Anjir Yeremia Dodi, mengatakan bahwa dalam waktu dekat dirinya akan menyambangi warga dari rumah ke rumah untuk membahas masalah relokasi.

"Menanyakan apakah warga ingin direlokasi atau tidak? Selain itu, minta pendampingan dari Dinas Sosial terkait teknis," kata Dodi, Jumat (24/2/2017).

Pendampingan dari Dinas Sosial diperlukan mengingat instansi itu memahami masalah relokasi. Terutama terkait bantuan bahan untuk membangun rumah. "Juga terkait dengan tempat dan lokasinya seperti apa. Nantinya masyarakat sendiri memutuskan yang penting tidak terkena banjir," ucapnya. (EPRA SENTOSA/B-3)