BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Keberhasilan harga minyak sawit mencatat rebound pada Jumat (24/2/2017), membuka harapan untuk menanjak lagi.

Menurut analis teknikal Reuters untuk komoditas dan energi, Wang Tao, harga minyak sawit pekan depan bisa menguat menuju level resistance 2.827 ringgit per ton.

"Harapan itu bisa terjadi setelah harga tembus level support di 2.750 ringgit," kata Wang Tao seperti dikutip Reuters.

Selain itu, sentimen positif dari pasar komoditas global juga ikut mewarnai perdagangan di bursa komoditas Malaysia.

Namun demikian, pasar akan dihadapkan pada situasi yang bervariasi dari pasar komoditas global.

Minyak kedelai yang diperdagangkan di Chicago Board of Trade naik 0,7 persen, Jumat, sedangkan minyak kedelai di Dalian Commodity Exchange, Tiongkok, turun 0,4 persen.

Kemudian, olein sawit kontrak Mei di Dalian exchange turun 0,3 persen.

Pada penutupan perdagangan Jumat, futures minyak sawit untuk kontrak Mei di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik 0,9 persen menjadi 2.806 ringgit ($632,41) per ton. (NEDELYA RAMADHANI/m)