BORNEONEWS, Kuala Kurun - Puluhan lapak pasar baru Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), di lantai 1 dan di lantai 2, tidak terisi.
Lapak yang tidak terisi itu tertutup rapat, dan terpasang tulisan nomor telepon yang bisa dihubungi bagi yang berminat menyewanya.
Sejumlah pedagang di pasar baru menuturkan, pembeli di pasar tersebut memang sedikit. Hal itu menyebabkan banyak pedagang tidak mau berjualan di pasar semimodern itu.
"Bisa dalam satu hari tidak ada pembeli sama sekali, terutama di tempat kami yang berjualan pakaian di lantai 2," kata Abu Sairi (57).
Dia menyampaikan, sebagian besar lapak pasar yang kosong sebelumnya sudah ada yang menempati. Namun, kemudian mereka banyak yang pergi karena minimnya pembeli. "Banyak yang pindah berjualan ketempat lain karena masyarakat jarang berbelanja pakaian di tempat ini," tambah pedagang lainnya, Agus.
Pemkab Gunung Mas telah menurunkan harga sewa lapak di pasar baru itu. Namun, kebijakan itu belum cukup bagi pedagang yang merasakan tak ada pembeli berkunjung ke pasar itu. (EPRA SENTOSA/B-10).








