BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Mirza (11) warga Jalan Pelita, Kelurahan Candi, Kecamatan Kumai ini harus pulang berjalan kaki, karena kendaraan bebek matic Suzuki Let's KH 2452 WB yang dikendarainya dibawa kabur seorang pria yang baru dikenalnya sekitar pukul 10.00 Wib, Minggu (27/2/2017).

Menurut paman korban, peristiwa itu bermula saat Mirza pulang dari arena car free day (CFD). Saat dalam perjalanan pulang ia bertemu pria yang baru dikenalnya di Telkom Kumai, Sabtu (26/2/2017). Pria yang mengaku bernama Abdil alias April itu minta tolong untuk mengantarnya pulang ke Desa Sungai Kapitan.

Namun apesnya, belum sampai tempat yang di tuju di tengah jalan Mirza diturunkan oleh Abdil. Pria dengan ciri-ciri berkulit hitam, pendek dan kalau bicara agak sengau (bindeng) seperti orang sumbing menyuruhnya menunggu.

"Ikam tunggu sini bentar aku ke rumah ku situ," kata Afif, paman Mirza menirukan ucapan pelaku, Minggu (27/2/2017) malam. Setelah ditunggu berjam-jam, Abdil a\yang mengaku kepada korban warga Kelurahan Mendawai, Pangkalan Bun itu tak kunjung datang.

Merasa diperdayai teman barunya, Mirza melaporkan kepada keluarganya bahkan korban bersama keluarga sudah berupaya mencari hingga ke Pangkalan Bun, namun kendaraan yang dicari hingga malam ini belum ditemukan.

"Saat di kendaraan Abdil ini mengaku orang Mendawai, tapi tidak menjelaskan Mendawainya di mana," bebernya. Bila sampai esok hari kendaraan belum ditemukan, maka keluarga korban akan melaporkan ke polisi. (KOKO SULISTYO/B-6)