BORNEONEWS, Kasongan - Harga getah karet di tingkat petani di Kabupaten Katingan kembali naik.
Bila sebelumnya pengepul menghargai getah karet di tingkat petani Rp8.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp10.000 per kilogram.
Meningkatnya harga karet disambut gembira petani dan pemilik kebun karet di kabupaten berjuluk Bumi Penyang Hinje Simpei ini.
"Sudah sekitar dua mingguan ini getah karet kami dihargai Rp10.000 per kilogram oleh pengumpul," ujar Yani, pemilik kebun karet di Kasongan, Minggu (26/2/2017).
Yani mengaku, ia memiliki sekitar 2 hektare kebun karet. Namun yang bisa disadap baru 1 hektare. Sedangkan karet di lahan 1 hektare lainnya masih berumur sekitar 3 tahun sehingga belum siap disadap.
"Kalau soal pemasarannya enak, karena banyak pedagang yang membeli getah di Kasongan ini. Tapi kendalanya kalau musim hujan ini kita tidak tiap hari bisa menoreh. Karena kalau pagi-pagi hujan, tidak bisa," katanya.
Yani menyebut, pohon karet yang kini produksi berumur lebih dari lima tahun. "Karena pohonnya masih muda dan baru permulaan jadi getahnya belum terlalu banyak. Tapi dengan harga yang lumayan sekarang sudah bisa dikatakan menghasilkan," ucapnya.(ABDUL GOFUR/B-3)








