BORNEONEWS, Pangkalan Bun - RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menghasilkan sampah medis rata-rata 93 kilogram (Kg) per hari. "

"Jumlahnya fluktuatif atau naik turun. Namun bila dihitung rata-rata sekitar 93 kg per hari," jelas jelas Kepala Bidang sarana dan Prasarana RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun Kardianto kepada Borneonews, Senin (27/2/2017).

Menurutnya, jumlah sampah medis tersebut tergantung jumlah pasien yang dirawat di RSUD. "Berdasarkan catatan kami, pernah dalam satu hari sampah yang pernah dikumpulkan seberat 120 Kg. Sedangkan jumlah paling sedikit yang pernah tercacat adalah 28 Kg," jelasnya.

Sehingga total limbah medis yang dikirimkan menuju perusahaan pengolahan limbah bahan berbahaya beracun (B3) ini per 15 hari sekali sebanyak satu ton lebih.

"Sampah yang kami kirimkan bukan hanya berbentuk limbah bekas peralatan medis saja. Peralatan yang digunakan di RSUD seperti bekas lampu neon, bekas oli mesin genset, aki bekas juga tergolong limbah B3. Jadi benda-benda tersebut juga termasuk dalam daftar limbah yang kita kirimkan ke perusahaan pengelolaan limbah di Bogor tersebut," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-2)