BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Barat menargetkan sembilan puskesmas meraih akreditasi dari pemerintah pusat tahun ini. Sembilan Puskesmas tersebut adalah Puskesmas Natai Pelingkau, Puskesmas Pandu Senjaya, Puskesmas Semanggang, Puskesmas Kumai, Puskesmas Riam Durian, Puskesmas Kumpai Batu Atas, Puskesmas Kotawaringin Lama (Kolam), Puskesmas Teluk Bogam serta Puskesmas Karang Mulya.

Ketua Tim Akreditasi Puskesmas Kabupaten Kotawaringin Barat, Jamin Ginting mengatakan dari 18 puskesmas di Kotawaringin Barat, ada 9 Puskesmas yang tahun ini digenjot untuk mendapatkan akreditasi.

Tahun lalu, dari enam puskesmas yang diajukan, ada lima puskesmas, yakni Puskesmas Arut Selatan, Puskesmas Mendawai, Puskesmas Madurejo, Puskemas Pangkalan Lada serta Puskesmas Pangkut yang memperoleh status akreditasi.

"Untuk mendapatkan akreditasi ini banyak syaratnya dan mahal. Untuk satu kali akreditasi sekitar Rp60 juta per puskesmas. Tahun ini kita mendapatkan alokasi anggaran Rp700 juta untuk akreditasi puskesmas dari APBD dan pusat," ungkap Jamin.

Ia menegaskan saat ini Kabupaten Kotawaringin Barat merupakan satu-satunya Kabupaten di Kalimantan Tengah yang puskesmasnya berakreditasi. Bahkan secara nasional Puskesmas Pangkalan Lada mendapat penilaian tertinggi/terbaik (paripurna).

Ia juga mengungkapkan bahwa Akreditasi Puskesmas terkendala selain faktor anggaran juga karena pola pikir (paradigma) terkait dengan mutu pelayanan. "Mengbah paradigma mutu pelayanan yang susah. Jadi harus ditanamkan bahwa petugas kesehatan di puskesmas adalah pelayan masyarakat," harap Jamin. (KOKO SULISTYO/B-10)