BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Orang tua wali siswa, melalui Komite Sekolah MTs Negeri Pangkalan Bun, menyumbang 30 unit komputer untuk mendukung pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
Ketua Komite MTs Negeri Pangkalan Bun, Mustafa Basir menyebutkan, sumbangan yang diberikan para komite dan wali murid tersebut merupakan wujud dukungan bagi suksesnya penyelenggaraan UNBK tahun 2017.
"Bukan hanya pemerintah, kita semua berkewajiban memajukan dunia pendidikan bagi anak-anak. Mencerdaskan generasi bangsa adalah tugas bersama," kata Mustafa Basir saat dihubungi Borneonews, Senin (27/2/2017).
Selain itu, Basir mengatakan, momen UNBK harus dimanfaatkan untuk meningkatkan pemahaman tentang kemajuan dunia digital di kalangan pelajar di tingkat SMP/MTs. "Sebelum melaksanakan UNBK, para pelajar tentunya akan melaksanakan dulu proses pelatihan menggunakan perangkat komputer. Ini bisa menjadi momen untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang komputer," ungkapnya.
Terkait payung hukum yang berlaku, sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 75/2016, komite sekolah diperbolehkan melakukan pengumpulan dana dari para wali murid.
Meski demikian, sebelum melaksanakan hal itu, komite wajib melakukan musyawarah dengan para orang tua wali murid dan berkordinasi dengan instansi terkait. "Saat menggelar musyawarah, seluruh anggota komite dan wali murid setuju dan mendukung pelaksanaan UNBK di MTs Negeri Pangkalan Bun," bebernya.
Dalam menghadapi ujian nasional 2017, MTs Negeri Pangkalan Bun akan menerapkan sistem ujian nasional berbasis komputer secara mandiri. Madrasah itu menjadi pelopor atau menjadi madrasah pertama di Bumi Marunting Batu Aji yang menerapkan UNBK seacara mandiri.
Mustafa Basir kembali menegaskan, dirinya akan mendukung penuh dan siap membantu supaya pelaksanaannya berjalan sukses. "Kemauan dan kerja keras para dewan guru dan kepala madrasah perlu kita dukung," ajak Mustafa Basir.
Saat ini MTs Pangkalan Bun sudah menyiapkan 70 unit komputer, 2 server, 2 ruang komputer dan menjamin kelancaran koneksi internet serta akan melakukan koordinasi dengan PLN setempat terkait jaminan pasokan listrik. (FAHRUDDIN FITRIYA/B-10)








