BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah telah menunjuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sebagai operator untuk melaksanakan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Targetnya pada 2019 seluruh rakyat Indonesia wajib menjadi peserta BPJS Kesehatan baik itu melalui jalur mandiri maupun yang preminya dibayari oleh pemerintah alias gratis.

Hanya saja persoalannya saat ini sebagian rakyat Indonesia masih ada yang belum sadar akan manfaat program JKN-KIS. Dampaknya cakupan layanan BPJS Kesehatan masih sedikit.

Salah satunya di BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya ini. Hingga Januari 2017 cakupan peserta BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya yang membawahi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, Kapuas, Pulang Pisau, dan Gunung Mas ini masih 42,43 persen.

Kini BPJS Kesehatan pun punya solusi untuk meningkatkan cakupan layanan peserta JKN-KIS, apa itu?

Mulai 1 Maret 2017 ini BPJS Kesehatan Kota Palangka Raya akan melaksanakan program dropbox. Program jemput bola untuk 'merekrut' peserta JKN-KIS ini bekerjasama dengan pihak kelurahan.

"Saat ini sudah ada 8 kelurahan yang menyatakan siap dan dua kelurahan belum konfirmasi, karena waktu mau sosialisasi, lurahnya tidak ada di tempat, tapi khusus di Palangka Raya kami targetnya 10 kelurahan," tutur Rini, pegawai BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya kepada Borneonews.co.id di sela sosialisasi di Kantor Kelurahan Petuk Katimpun, Selasa (28/2/2017).

Rini menjelaskan melalui program dropbox ini, bagi masyarakat yang berminat menjadi peserta JKN-KIS dari jalur mandiri bisa mengisi formolir yang sudah disediakan, lalu dikumpulkan di kantor kelurahan. Setelah itu formulir diambil petugas BPJS untuk diproses dibuatkan kartu dan 14 hari kemudian peserta wajib menyetor premi pertama.

Selain di kantor kelurahan, BPJS Kesehatan juga bekerjasama dengan kantor dinas kependudukan dan catatan sipil (Dukcapil). Layanan dropbox juga disediakan di kantor Dukcapil.

"Pertimbangannya karena masyarakat yang datang ke Dukcapil setiap hari cukup banyak, sehingga juga kita sediakan formulir pendaftaran," tuturnya.

Rini optimistis dengan adanya layanan dropbox ini mampu meningkatkan jumlah peserta JKN-KIS. Rasa optimistis itu bisa dilihat dari respon masyarakat yang antusias menghadiri acara sosialisasi.

Guna menunjang suksesnya sosialisasi program JKN-KIS, petugas BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya juga difasilitasi mobile customer care, sehingga bisa menjangkau hingga ke daerah pinggiran kota seperti Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya ini. (ROKIM/B-6)