BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) berusaha terus mendukung petani meningkatkan produksi beras agar daerah ini tetap surplus bahan pangan pokok tersebut seperti yang dicapai pada 2016 lalu.
“Kami menargetkan hasil produksi beras di daerah ini mampu mecapai 52 ribu ton,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kotawaringin Timu (Kotim) I Made Dikantara, Selasa (28/2/2017).
Dengan target 52 ribu ton beras tersebut, maka Kotim telah mampu suwasembada beras. Dengan begitu, daerah ini hanya tinggal berusaha bagaimana produksi beras dapat surplus seperti tahun lalu. Yang mana mampu swasembada beras hingga surplus 3 ribu ton.
Sementara Made menjelaskan, dari beberapa kecamatan penghasil beras, produksi terbesar berada di Kecamatan Teluk Sampit. Yang mana kontribusinya mencapai sekitar 35 %, kemudian disusul dengan kecamatan lain seperti di Mentaya Hilir Selatan, Mentaya Hilir Utara, serta Pulau Hanaut.
Saat ini pemerintah daerah tengah berupaya untuk mengulang kesuksesan surplus pada 2016 lalu. Dengan terus mendorong para petani agar lebih giat lagi dalam merawat sawahnya.
“Dengan adanya hal itu, maka daerah ini hanya tinggal berusaha agar bagai mana produksi beras dapat surplus seperti tahun lalu,” ungkap Made. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








