BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pejabat Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Nurul Edy mengaku terkesan dengan karya anggota PKK dan perkumpulan ibu rumah tangga di Kobar. Mereka menyulap barang bekas menjadi barang bernilai ekonomis.
"Sangat kreatif, bagus sekali. Ini sangat efektif mengurangi sampah, apalagi sampah berbahan plastik ini membutuhkan waktu yang sangat lama agar bisa terurai oleh tanah," bebernya.
Volume sampah terus meningkat seiring dengan pertambahan penduduk dan pola konsumsi masyarakat. Namun tumpukan sampah tak selamanya dipandang sebagai barang yang menjijikkan. Dari tumpukan sampah tercipta berbagai karya yang menghasilkan nilai ekonomi di tangan orang-orang kreatif.
Berangkat dari kepedulian lingkungan, perkumpulan ibu PKK di Kabupaten Kotawaringin Barat menyulap sampah plastik bekas menjadi berbagai bentuk karya seperti tas, topi dan lainnya yang memiliki nilai ekonomis.
Salah satu pengurus PKK Kobar, Yuliana menjelaskan, untuk mengurangi sampah plastik bekas, para anggota PKK dan perkumpulan ibu rumah tangga di Kabupaten Kobar memanfaatkan plastik bekas jadi barang yang lebih bermanfaat.
"Plastik bekas kemasan apapun bisa didaur ulang menjadi tas atau kerajinan yang lain," jelasnya.
Sebelumnya, anggota PKK dan perkumpulan ibu rumah tangga itu sudah diberi materi untuk membuat kerajinan tas dari plastik bekas. Pemberian materi untuk pemanfaatan limbah plastik mendatangkan pemateri dari Yogyakarta.
"Bahannya gratis dan mudah dicari, karena menggunakan limbah rumah tangga," jelasnya. (FAHRUDDIN FITRIYA/B-2)








