BORNEONEWS, Puruk Cahu - Pemantauan tentang indikasi adanya pungutan liar (pungli) disektor pelayanan publik terus dilakukan di Kabupaten Murung Raya, bahkan upaya tersebut dilakukan sampai masuk ruang lingkup pemerintah desa.

Ketua Tim Sapu Bersih (Saber) Pungli Murung Raya, Kompol Zepni Aska mengatakan dalam memberantas praktek pungli pihaknya tidak hanya fokus pada pelayanan di kabupaten saja, tapi sampai pemerintah desa.

"Jadi tidak meski di kabupaten, tingkat kecamatan, kelurahan sampai desa pasti akan dilakukan penyelidikan bila ada indikasi," jelas Wakil Polres Murung Raya ini, Rabu (1/2/2017).

Untuk membatu melakukan pemantauan di tingkat desa, pihaknya akan meminta bantuan setiap polsek. "Di kabupaten sudah ada tim, nanti bersama tim melakukan pemantauan disemua sektor pelayanan publik. Kalau di desa kita akan minta bantu polsek," jelasnya. (SUPRI ADI/B-6)