BORNEONEWS, Palangka Raya - SMP sederajat di Palangka Raya di bawah wewenanga pemerintah kota diharapkan mampu mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) yang memang baru dirilis tahun ini. Namun nyatanya menurut Rusdiansyah, Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya agaknya harapan ini masih agak muluk.

"Harapannya SMP dapat menyelenggarakan UNBK, tapi sepertinya belum bisa tercapai. Ada berbagai hambatan yang menyebabkannya," ungkap Risdiansyah, Rabu (1/3/2017).

Hal ini tidak bisa dipungkiri karena menurut politisi PKB ini sistem UNBK masalah anggaran masih menjadi momok bagi Pemerintah Kota Palangka Raya.

"Alasanya lagi-lagi keterbatasan anggaran yang dibagikan dari APBD kepada sekolah-sekolah belum mampu melengkapi fasilitas dan perangkat kompuater sebagai perangkat lunak utama dalam penyelenggaraan UNBK," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-6)