BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pembuatan jamban sehat dalam rangka percepatan Open Defacation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan, di wilayah Puskesmas Arsel hampir selesai. Di Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan, sudah 38 septic tank yang sudah jadi, tinggal lima kloset saja yang belum terpasang.
Puskesmas Arsel juga tidak bekerja sendirian untuk menggenjot percepatan ODF. Tetapi melibatkan pihak swasta. Puskesmas Arsel telah menggandeng PT Sawit Sumber Mas Sarana Tbk (SSMS) CBI Group. Pihak perusahaan telah memberikan bantuan alat cetak jamban dan semen. "Saat ini jumlahnya sudah mencapai 207 sak semen untuk Kelurahan Raja RT 2, 3, 4, 5 ,7 dan 15," kata Penanggung jawab pemegang program Kesling Puskesmas Arut Selatan, Inayah Rohmaniah di sela-sela pembuatan jamban sehat Kelurahan Raja, RT 07, Pangkalan Bun, Rabu (1/3/2017).
Puskesmas Arsel juga menggandeng perbankan dalam program tersebut. "CSR Bank BRI Cabang Pangkalan Bun membantu dana Rp5 juta untuk pembelian material berupa kloset, pasir, pipa, besi, kawat untuk RT 4 dan 7 Kelurahan Raja," beber Inayah.
Selain itu, lanjut Inayah, Koramil 1014-01 Arsel juga berperan aktif membantu tenaga dalam pembuatan jamban sehat yang sudah dimulai pada Oktober 2016.
Ia menjelaskan, tujuan pembuatan jamban sehat ini untuk menstimulasi masyarakat sehingga jumlah masyarakat yang memiliki akses terhadap fasilitas sanitasi (jamban sehat) menuju ODF di wilayah kerja Puskesmas Arut Selatan bertambah. (KOKO SULISTYO/B-2)








