BORNEONEWS, Nanga Bulik - Sudah sekitar tiga bulan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Lamandau resmi terbentuk. Namun selama itu belum memiliki anggaran untuk menjalankan program kerjanya.

Hal itu diakui Ketua Unit Tim Saber Pungli Lamandau Kompol Imam Riyadi saat ditemui Borneonews, Rabu (1/3/2017).

"Ya, kita akui bahwa sampai saat ini kita (Tim Saber Pungli) belum memiliki anggaran. Karenanya, terkait hal tersebut sudah saya informasikan kepada Bidang Keuangan Tim untuk segera mencoba menindaklanjuti kondisi ini kepada pemerintah daerah," sebutnya.

Pasalnya, sambung dia, sebagaimana Peraturan Presiden (Perpres) dan juga Peraturan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) khususnya perihal sumber anggaran, dijelaskan bahwa seluruh anggaran kegiatan Tim Saber Pungli di daerah dibebankan kepada APBD, tidak dari yang lainnya.

"Anggaran kita saat ini memang sama sekali tidak ada karena pembentukan timnya terhitung baru sehingga anggarannya tidak ada di APBD (murni) 2017," katanya.

Untuk itu, kata Imam, yang juga menjabat sebagai Wakapolres Lamandau, dalam waktu dekat pihaknya akan mengomunikasikan hal itu kepada pemerintah kabupaten, sehingga pelaksanaan program atau kegiatan yang tengah disusun tidak terbentur ketiadaan anggaran. (HENDI NURFALAH/B-3)