BORNEONEWS, Kasongan - Penggundulan hutan, baik yang dilakukan masyarakat maupun perusahaan Hak Pengusahaan Hutan (HPH), bakal menyebabkan dampak buruk bagi lingkungan hidup, seperti terjadinya bencana banjir dan tanah longsor.

Demikian dikatakan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Suara Rakyat Katingan Anto Saptono kepada Borneonews, Rabu (1/3/2017).

"Ya kalau hutan gundul, dampaknya sudah jelas hutan rusak," tegas Anto.

Ia melanjutkan, banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kalteng, termasuk di Kabupaten Katingan, salah satunya adalah dampak dari penggundulan.

Pasalnya, akibat penggundulan tersebut hutan menjadi kehilangan fungsinya sebagai penahan atau menyimpan air saat musim kemarau, dan menahan bencana longsor atau banjir di kala musim hujan.

Untuk itu, Anto mengimbau perusahaan HPH yang masih aktif di Kabupaten Katingan agar melakukan penghijauan kembali terhadap hutan yang gundul akibat ditebang.

"Sebenarnya banjir itu sebagai dampak beberapa faktor, tapi saya yakin salah satunya karena jumlah tegakan kayuberkurang atau akibat penggundulan hutan itu," ucapnya. (ABDUL GOFUR/B-3)