BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kebakaran di ruang genset Pasar Swalayan Pelangi Pangkalan Bun mengagetkan karyawan dan warga sekitarnya. Api yang nyaris melahap habis seluruh bangunan hanya sesaat setelah pusat perbelanjaan modern di Jalan PRA Kusumayuda Pangkalan Bun itu dibuka, Kamis (2/3/2017) pagi.
"Sekitar sepuluh menit kami membuka swalayan, tiba-tiba saja muncul asap pekat dari ruang genset," ungkap pengawas Pasar Swalayan Pelangi, Dwi Anggraeni, pada Borneonews.
Ia mengaku tidak tahu pasti apa penyebab ruang yang ada di lantai satu swalayan tersebut terbakar. Karena panik, ia langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Sementara, sejumlah karyawan berusaha memadamkan api dengan pemadam portabel yang terpasang di ruangan itu.
Setelah dihubungi, beberapa menit kemudian empat mobil pemadam kebakaran dibantu satu mobil pemadam dari eks-Dinas Kehutanan tiba di lokasi. Asap disebutkannya mulai muncul sekitar pukul 08.10 Wib. "Mereka (petugas damkar) langsung bergerak memadamkan sumber api," beber Dwi Angraeni.
Beruntung percikan api tidak sempat membesar dan tidak sampai merembet ke ruangan lain yang difungsikan sebagai gudang swalayan. Karena kejadian itu, swalayan tersebut langsung ditutup untuk menghindari kejadian yang tak diinginkan. "Sampai semuanya beres, sementara kami tutup dulu," tandasnya. (FAHRUDDIN FITRIYA/B-10)








