BORNEONEWS, Buntok - Minat kaum pria di Barito Selatan (Barsel) untuk menggunakan kontrasepsi dengan Metode Operasi Pria (MOP) atau vasektomi tergolong rendah.

Hal tersebut diungkapkan, Kasi Jaminan Pelayanan KB, Dinas Pengendalian Pendukung Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Suis Triyanta kepada Borneonews di kantornya, Kamis (2/3/2017).

Suis Triyanta menjelaskan, MOP merupakan salah satu program KB aman bagi kaum pria. "Namun sangat disayangkan program ini tidak diminati oleh para laki-laki di Barsel ," kata Suis.

Ia merinci, untuk tahun 2016 yang lalu peserta yang mengikuti MOP ini hanya 9 orang dari target 19 orang. Untuk Kecamatan Dusel, 2 orang, Karau Kuala 3 orang, Jenamas 1 orang, Dusun Hilir 1 orang, Gunung Bintang awai 2 orang dan Dusun Utara 0. "Jadi untuk 2016 kita tidak mencapai target 19 orang. Karena peserta yang mengikuti hanya 9 orang," ungkap dia.

Untuk tahun 2017 ini, pihaknya berusaha agar bisa mencapai target dengan. Hal ini akan dilakukan dengan memberikan sosialisasi tentang pemahaman terhadap MOP. (URIUTU DJAPER/B-8).