BORNEONEWS, Sampit - Rencana pembangunan pabrik tepung berbahan dasar kelapa diperkirakan tidak hanya menyerap kelapa di daerah Kotawaringin Timur (Kotim) saja. Tingginya kebutuhan untuk produksi juga akan memanfaatkan kelapa dari kabupaten tetangga seperti Seruyan dan Katingan.
“Perusahaan tersebut nantinya juga akan mendatangkan kelapa dari Kabupaten Katingan dan Seruyan," ujar Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Sekretariat Daerah Kotim, Halikinnoor.
Hal tersebut agar memenuhi kebutuhan produksi pabrik, yang diperkirakan setiap harinya memerlukan 150.000 biji kelapa.
Halikinnor berharap pembangunan pabrik tersebut bisa cepat terwujud. Sehingga dapat membantu petani kelapa yang ada di daerah demi kesejahteraan mereka.
Adapun harga kelapa di tingkat petani saat berkisar Rp1.000 hingga Rp1.500 per butir. Jika sudah ada pabrik yang menampungnya, harga kelapa diharapkan naik menjadi hingga Rp3.000 per butir. Sehingga berdampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan petani.
"Mudah-mudahan ini akan membuat minat masyarakat untuk membudidayakan kelapa kembali meningkat. Dan tidak tergiur ke perkebunan kelapa sawait," pungkasnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








