BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Warga Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam) meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memasang patok kilometer di sepanjang Jalan Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama. Masyarakat saat ini kesulitan dan kebingungan ketika melintas di jalan tersebut, tanpa mengetahui berada di kilometer berapa.

"Kami minta supaya pemerintah menganggarkan, biar kami tahu berada di kilometer berapa kalau lewat situ ketika ada kejadian atau masalah yang harus dilaporkan seperti jalan rusak," kata Samsudin, warga Kecamatan Kotawaringin Lama, Kamis (2/3/2017).

Hal senada juga ditegaskan salah satu anggota DPRD Kobar daerah pemilihan (dapil) ll yang meliputi wilayah Kotawaringin Laman, Nasruddin. Ia sering menerima aspirasi dari masyarakat Kolam agar jalan Pangkalan Bun - Kolam diberi tanda informasi kilometer.

"Lihat saja, saat ini tidak ada satu patok pun yang terpasang. Hanya orang PU saja yang tahu kilometer 20 misalkan ada di sebelah mana," kata dia.

Ia mengatakan, warga saat ini hanya mengira-ngira saja. Padahal menurutnya, patok kilometer itu seharusnya dipasang sesuai inisiatif pemerintah daerah. "Jangan menunggu masyarakat berteriak," ujarnya. (CECEP HERDI/B-10)