BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Melihat kondisi jalan Pangkalan Bun Kotawaringin Lama (Kolam) yang kian hari semakin sulit dilewati karena berlumpur, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kobar, Agus Yuwono meminta masyaramat untuk mencari alternatif lain.
"Kondisinya kan sulit dilewati karena cuaca saat ini hujan terus, saya sarankan cari alternatif lain bagi masyarakat Pangkalan Bun yang akan ke Kolam atau sebaliknya. Kan bisa menggunakan transportasi sungai," kata Agus Yuwono, Kamis (2/3/2017).
Ia sendiri menyadari dan merasakan sendiri sulitnya menempuh jalan penghubung Pangkalan Bun - Kolam.
"Beberapa hari lalu saya ke sana menggunakan mobil, memang sulit dan mobil pun jika dipaksakan akan rusak. Jadi sebaiknya untuk saat ini cari alternatif lain dulu lah, jangan memaksakan," katanya.
Pihaknya saat ini pun tengah mengerjakan penimbunan jalan tersebut. Ia mengaku sudah ada kontrak kerja dengan rekanan untuk pengerjaan jalan tersebut. "Saat ini masih terkendala cuaca," katanya.
Ia juga mengaku untuk menyiagakan alat berat guna membantu menarik kendaraan yang terjebak dalam lumpur sudah direncanakan. Namun ada pertimbangan lain yang membuat dinas PUPR tidak jadi menurunkan alat berat. "Karena saya pikir akan percuma, alat berat rusak kendaraan milik masyarakat juga akan rusak," katanya.
Terlebih, saat ini jalan Pangkalan Bun Kolam km 31 dan 38 mulai terendam banjir. Ketinggian banjir sudah mencapai 50 cm. "Malah sekarang banjir lagi," tutup Agus Yuwono. (CECEP HERDI/B-2)








