BORNEONEWS, Muara Teweh – Rencana Perusda Batara Membangun untuk memperbaiki tiang fender Jembatan Hasan Basri yang tertabrak tongkang batubara yang dipandu oleh pihaknya beberapa waktu lalu akan diperbaiki ketika air surut.
Direktur Perusda Batara Membangun, Ell Rony mengatakan dalam pemasangan tiang fender baru jembatan nantinya akan menggunakan alat cren milik salah satu kontraktor yang mengerjakan pembangunan jembatan.
Waktu yang diperkirakan untuk melakukan untuk pengerjaan ini diperkirakan kurang lebih 1 bulan, termasuk dalam hal ini pekerjaan pengecoran sambungan terhadap pipa tiang pancang.“Untuk perkiraan biaya untuk perbaikan tiang fender jembatan ini sekitar kurang lebih Rp 100 juta lebih,” ujarnya.
Selain bertanggungjawab terhadap tiang fender jembatan, pihaknya juga bertanggungjawab terhadap sebuah kapal LCT milik CV Wira Karya yang rusak dari insiden itu.
Insiden ini berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan oleh pihak terkait, disebabkan faktor alam karena waktu kejadian terjadi angin kencang, yang mengakibatkan tongkang sampai menabrak tiang fender jembatan.
“Untuk kapal LCT yang rusak karena ikut tertabrak juga sudah kita ganti, yang dalam hal ini menelan biaya puluhan juta,” ungkapnya. (RAMADHANI/B-6)








