BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Mobil yang ditumpangi Wakapolres Kotawaringin Barat (Kobar) Kompol Dhovan Oktavianto juga tidak luput dari razia petugas. Mereka memeriksa kelengkapan kendaraan tersebut, termasuk pengemudinya.

Meski tahu mobil itu penumpangnya adalah atasannya sendiri, Kasatlantas Polres Kobar AKP Asdini Pratama Putra tidak sedikitpun merasa canggung melakukan pemeriksaan. Ia meminta pengemudi menunjukkan SIM dan STNK saat hendak memasuki gerbang Mapolres. "Maaf, bisa tunjukkan SIM dan STNK-nya?," tanya Kasat.

Sejenak memeriksa dokumen kendaraan dan SIM milik pengemudi, Asdini lalu mempersilakan mobil atasannya tersebut melaju menuju Mapolres Kobar. "Terimakasih, silakan jalan," ucap Asdini kepada pengendara mobil putih yang ditumpangi Kompol Dhovan Oktavianto.

Sesaat membuka kaca jendela mobil, Kompol Dhovan sempat melambaikan tangan dan melempar senyum kepada anggota dan awak media yang sedari pagi meliput razia bersandi Operasi Simpatik Telabang 2017 di depan Mapolres Kobar.

"Selamat bertugas rekan-rekan," ucap Kompol Dhovan Oktavianto sebelum meninggalkan tempat razia.

Usai memeriksa Wakapolres, para petugas kembali melakukan razia kepada pengendara yang lewat di Jalan Diponegoro. Selain warga Pangkalan Bun, petugas juga memeriksa anggota polisi yang pagi itu kebetulan melalui jalan tersebut.

Kepada Borneonews, Asdini kembali menegaskan, sebelum anggota melakukan peneguran ataupun penilangan kepada masyarakat, anggota polri khususnya anggota Polres Kobar harus tertib dahulu.

"Kami akan tertib kedalam dulu sebelum melakukan tindakan kepada masyarakat," tegasnya.

Asdini menambahkan, anggota yang terbukti melanggar, akan diberikan tindakan disiplin dan dicatat dalam buku catatan pelanggaran anggota oleh Provost.

"Kami akan menindak tegas anggota yang melanggar, karena sebagai anggota polri harus bisa menjadi contoh dan teladan yang baik bagi masyarakat," tandasnya.(FAHRUDDIN FITRIYA/B-2)