BORENEONEWS, Kuala Pembuang – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Seruyan Haryono merasa jengah, melihat makin minimnya jumlah pegawai pemkab di daerah ini baik dari kalangan PNS maupun honorer yang makin bulan berkurang jumlahnya setiap kali digelarnya kegiatan siraman rohani yang biasa digelar sebulan sekali.
Berkaitan dengan itu, Haryono dengan tegas menyampaikan, pada kegiatan siraman rohani yang akan kembali dilaksanakan pada Senin (6/3/2017) pagi di Masjid Agung Nurul Yaqin Kuala Pembuang, diminta seluruh pegawai pemkab yang beragama muslim diminta hadir dalam kegiatan itu nantinya.
“Bagi PNS dan honorer yang tidak hadir dalam kegiatan siraman rohani itu nanti di hari Senin depan, tanpa adanya keterangan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, akan diberikan sanksi khusus sebagaimana mestinya,” kata Haryono kepada Borneonews, Jumat (3/3/2107).
Sedangkan bagi pegawai non muslim atau yang beragama Kristen, lanjut dia, kegiatan siraman rohani akan dilaksanakan di Gereja Philadelpia yang terletak di Jalan Tjilik Riwut Kuala Pembuang.
“Saya sudah instruksikan Kasubag Umum dan Kepegawaian untuk melakukan absensi kehadiran terhadap PNS dan honorer pada SKPD masing-masing. Selanjutnya, data absensi itu diserahkan kepada koordinator kegiatan atau staf Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM saat berakhirnya kegiatan nanti,” ujarnya.
Menurut Haryono, kegiatan siraman rohani pegawai pemkab tersebut, dinilai sangat penting untuk diikuti dengan tujuan menambah keimanan dan ketaqwaan kepada Allah. “Kegiatan itu tidak lama berlangsung, cuma duduk manis sambil mendengarkan ceramah. Apa sih susahnya untuk mengikuti,” ungkapnya. (PARNEN/B-5)







