BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Sebuah bangunan megah di areal Pelabuhan Segintung, saat ini kondisinya terlihat memprihatinkan dan tidak terawat. Banyak bagian gedung yang terlihat rusak, demikian juga halnya dengan cat di bagian dinding dan atap yang mengelupas.

Berdasarkan informasi bangunan itu direncanakan sebagai Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kuala Pembuang, jika pelabuhan laut sudah operasional.

Terkait itu, Ketua LSM Simpati Anak Bangsa (SAB) Seruyan, Gajali mengatakan, pembangunan gedung kantor itu dilakukan tahun 2015 lalu dengan pagu anggaran lebih Rp1 miliar yang bersumber dari APBN.

“Pada bagian jendela kaca depan, banyak yang pecah. Kemudian, di bagian pintu depan sudah mengalami kerusakan,” kata Gajali, Jumat (3/3/2017).

Selain kerusakan itu, lanjut dia, pada bagian cat dinding kantor sudah banyak yang mengelupas. Begitu juga pada bagian atapnya, terlihat sudah kusam. Selanjutnya, di sekeliling bangunan turut dipenuhi rumput liar.

“Nanti gedung itu akan digunakan sebagai kantor. Lalu, berapa besar dana yang akan digunakan untuk perbaikannya,” tandas dia. (PARNEN/B-11)