BORNEONEWS, Muara Teweh - Dana bantuan opersional sekolah (BOS) masih tertahan di provinsi dan baru bisa dicairkan setelah APBDP. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Masdulhaq didampingi stafnya Erma , Jumat (3/3/2017).
Jumlah dana BOS kurang salur mencapai Rp3.739.000.000 terdiri dari dan BOS untuk sekolah dasar (SD) sekitar Rp2,820.000.000,- sedangkan untuk SMP Rp1.694.000.000 dan SMA Rp255.000.000.
Menurutnya, di daerahnya ada 170 sekolah dasar, 40 SMP dan 23 SMA/sederajat, namun hingga triwulan ke IV Desember 2016 dana BOS masih tertahan di Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah .
Seharusnya dana tersebut sudah harus disalurkan ke sekolah karena penerimanya langsung ke rekening sekolah penerima dana pusat itu.
“ Hingga awal Maret 2017 ini Dinas Pendidikan Barito Utara belum terima laporan dari para kepala sekolah jika mereka terima dana BOS,” ujarnya.
Dia menambahkan, keterangan dari anak buahnya yang konsultasi ke Palangka Raya beberapa waktu lalu dana BOS triwulan IV akan dicairkan setelah APBDP 2017 tanpa alasan jelas. (RAMADHANI/B-6)








