BORNEONEWS, Pulang Pisau - Guru berstatus ASN yang merangkap Bendahara dan Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Satu Atap Desa Sei Hambawang, Kecamatan Sebangau Kuala dilaporkan warga akibat sering tidak berada di tempat tugas. Menanggapi laporan itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pulang Pisau

Kepala Disdik Pulang Pisau  Aminah mengaku bahwa masalah tersebut saat ini sudah ditindaklanjut oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Pulang Pisau.

"Itu sudah ditindaklajuti oleh BKPP, dan itu memang karena hanya ada satu ASN di sana, dan kadang-kadang kita berpikir akan memindahkan orang jika ada yang mau pindah di Sei Hambawang," kata Aminah.

Menurutnya wilayah Sei Hambawang merupakan wilayah yang sangat terisolir dan terpencil, sehingga pada saat berurusan ke dinas dengan jarak yang cukup jauh, membuat kepala sekolah jarang berada di tempat. Namun di sekolah tersebut kata dia ada juga guru honor yang diangkat kepala sekolah yang tetap stanby.

"Kepala sekolah kadang-kadang harus meninggalkan sekolah dan diserahkan ke guru honor karena harus mengantar ujian dan urusan dinas lainnya," katanya. "Jika kita pindahkan siapa yang mau gantikan posisinya," kata Aminah.

Hal tersebut kata dia menjadi dilema terhadap persoalan yang ada di sekolah tersebut bahkan beberapa sekolah lainnya.(JAMES DONNY/B-8)