BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Drie Alsi Laksana, Manager PLN Rayon Pangkalan Bun yang baru. Mantan Manajer PLN Rayon Sukamaramitu, menggantikan Purwanto, yang telah menjabat selama 1,5 tahun. Acara pisah sambut Manager PLN yang lama ke yang baru dilaksanakan, di halaman kantor PLN Pangkalan Bun, Sabtu, (4/3/2017). Acaranya juga dirangkai dengan pegawai PLN yang sudah memasuki masa purna bhakti.

"Rotasi, mutasi dan promosi jabatan merupakan hal wajar di seluruh perusahaan. Kepindahan ini bukan dikarenakan oleh sesuatu hal, namun lebih pada tuntutan tugas dan perintah atasan," kata Purwanto.

Ia mengakui, hingga saat ini hingga akhir kepemimpinannya PLN Rayon Pangkalan Bun belum dapat memuaskan seluruh pelanggan, dan saat ini Kobar masih defisit 3 Mega Watt. Menurutnya bahwa pihaknya tidak ada keinginan untuk membuat pelanggan mengeluh.

Purwanto mengerti pada prinsipnya pelanggan menginginkan tidak ada pemadaman dan lampu dapat menyala dan dinikmati dengan nyaman oleh pelanggan, sehingga apabila hal itu belum bisa atau belum bisa maksimal diberika ia memohon maaf yang sebesar-besarnya. "Sejak saya datang sudah saya katakan bahwa orang yang tegas tetapi sikap saya itu agar semua pegawai PLN dapat memberikan pelayanan terbaik dan ikhlas dalam bekerja."

Sementara itu, Manager PLN Rayon Pangkalan Bun yang baru, Drie Alsi Laksana mengungkapkan, pada pinsipnya akan mempertahankan prestasi yang sudah ditorehkan oleh manager yang lama. Ia akan berusaha lebih meningkatkan dan membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pelanggan serta pegawai PLN Pangkalan Bun. "Saya menyadari, PLN Rayon Pangkalan Bun adalah tempat baru dan tentunya berbeda dari segi masalah dan teknis yang dihadapi, namun saya mengharapkan ada sinergitas dan kerjasama yang baik."

Drie menekankan, dalam kepemimpinannya nanti ia akan mengoreksi beberapa hal teruma terkait dengan pelayanan serta safety bagi personil saat menjalankan tugas di lapangan. (KOKO SULISTYO/N).