BORNEONEWS, Palangka Raya - Alson (43) warga Jalan S Parman, korban kecelakaan yang tewas ditemukan sekitar 56 meter dari titik awal kejadian, Jalan Tjilik Riwut kilometer 10,5 Palangka Raya, Minggu (5/3/2017) pukul 04.30 WIB.
Sedangkan sepeda motornya, diseret oleh pengemudi mobil Avanza KH 1243 AJ, Perli (56) warga Jalan Manyar Raya hingga tiga kilometer. "Korban terseret sekitar 56 meter. Untuk motornya diseret sampai Pal 7 (sejauh tiga kilometer)," kata Kasatlantas Polres Palangka Raya, AKP Christian Maruli Tua Siregar.
Dia melanjutkan, sesampai di Pal 7, Perli kemudian berhenti. Dia lalu melepas motor korban yang nyangkut di bagian depan mobil. Sesaat setelah itu, baru dia pulang. "Dari hasil penyelidikan, dia kemudian kita amankan di rumahnya," ungkap Kasat.
Sementara itu, Rosana (52), saksi kejadian, mengatakan, saat itu dirinya sedang membersihkan kaca tempat usaha jualan gorengan. Tak berselang lama, mendengar suara pes kemudian mobil oleng tapi jalan terus. Lalu terlihat ada percikan api keluar.
Awalnya, dia tidak mengira ada korban jiwa. Rosana kemudian pulang ke rumah dari tempat usahanya itu untuk salat subuh. "Ketika saya kembali lagi ke tempat usaha saya ini, saya melihat ada orang meninggal dunia. Saya panggil anak saya lalu warga berdatangan," bebernya. (BUDI YULIANTO/B-10)








