BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, AT Prayer menyatakan dukungannya terhadap siapa saja yang ingin mencalonkan diri menjadi walikota pada Pilkada 2018.
Hal ini menyusul mulai bermunculannya nama-nama yang diperkirakan akan maju dalam Pilkada yang akan digelar satu setengah tahun dari sekarang itu.
"Yang penting mengikuti aturan perundang-undangan yang berlaku. Baik ASN atau swasta bahkan politisi," ungkap AT Prayer baru-baru ini kepada Borneonews.co.id.
Meski demikian politisi Nasdem ini meminta masing-masing orang yang mencalonkan diri dapat mengukur kemampuannya lebih dahulu untuk maju berkompetisi memperebutkan posisi orang nomor satu di ibukota provinsi Kalteng ini.
"Masing-masing orang tentu diharapkan mampu menilai, terutama kemampuan diri sendiri dalam berkompetisi. Mengelola pilkada janganlah disamakan dengan kemampuan penatausahaan keuangan atau tata kelola yang lain. Mengelola massa untuk menjadi suara itu ngeri-ngeri sedap," tegasnya. (TESTI PRISCILLA/B-6)
Hal ini menyusul mulai bermunculannya nama-nama yang diperkirakan akan maju dalam Pilkada yang akan digelar satu setengah tahun dari sekarang itu.
"Yang penting mengikuti aturan perundang-undangan yang berlaku. Baik ASN atau swasta bahkan politisi," ungkap AT Prayer baru-baru ini kepada Borneonews.co.id.
Meski demikian politisi Nasdem ini meminta masing-masing orang yang mencalonkan diri dapat mengukur kemampuannya lebih dahulu untuk maju berkompetisi memperebutkan posisi orang nomor satu di ibukota provinsi Kalteng ini.
"Masing-masing orang tentu diharapkan mampu menilai, terutama kemampuan diri sendiri dalam berkompetisi. Mengelola pilkada janganlah disamakan dengan kemampuan penatausahaan keuangan atau tata kelola yang lain. Mengelola massa untuk menjadi suara itu ngeri-ngeri sedap," tegasnya. (TESTI PRISCILLA/B-6)








