BORNEONEWS, Puruk Cahu - Hujan yang turun dengan intensitas tinggi selama beberapa hari terakhir membuat permukiman penduduk di sepanjang Sungai Barito, Kabupaten Murung Raya (Mura), rawan banjir.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mura Markudius Dani saat dihubungi via telepon mengatakan, permukiman di DAS Barito memang berstatus rawan banjir akibat naiknya debit sungai. Bahkan status itu ditetapkan sampai April mendatang.
"Diperkirakan kondisi banjir ini akan terus mengancam permukiman warga sampai April nanti. Jadi BPBD Mura minta masyarakat untuk tetap waspada sampai April ke depan," ungkap Markudius, Senin (6/3/2017).
Ia melanjutkan, debit air Sungai Barito saat ini cukup tinggi. Bahkan di beberapa desa masih ada yang terendam banjir walau tidak terlalu dalam.
"Kita sekarang masih memantau keadaan Sungai Barito dan bila memungkinkan kita juga turun langsung ke lapangan untuk melihat secara langsung," sebutnya. (SUPRIADI/B-3)








