BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Pemkab Seruyan melibatkan peran perusahaan perkebunan sawit yang beroperasi di wilayahnya, terutama perusahaan yang lokasinya berdekatan dengan pedesaan yang saat ini diterjang banjir.
Dari data peserta yang terlibat penanganan banjir di Seruyan berdasarkan surat kewajiban peran serta perusahaan dari Bupati Seruyan yang dikeluarkan 3 Maret 2017, sedikitnya terdapat delapan perusahaan yang ikut serta mengatasi dampak bencana banjir, yakni dengan memberikan bantuan mereka untuk para korban.
Ke delapan perusahaan itu, PT Musirawas Citraharpindo, PT Sumur Pandan Wangi, PT Tapian Nadenggan, PT Mitra Karya Agro Indo, PT Binasawit Abadi Pratama, PT Agro Karya Prima Lestari, PT Adi Tunggal Maha Jaya, dan PT Wanasait Subur Lestari.
Menurut Wakil Bupati Seruyan Yulhaidir, keikutsertaan pihak perkebunan tersebut dinilai penting dalam rangka membantu upaya pemkab mengatasi permasalahan dampak banjir tersebut.
“Itu sudah menjadi kewajiban perusahaan bisa memberikan kontribusi nyata bagi warga sekitar lokasi perkebunan, terutama mereka yang terkena banjir. Kita berharap bantuan yang disalurkan meringankan kesulitan para warga,” kata Yulhaidir di Kuala Pembuang, Senin (6/3/2017). (PARNEN/B-5)







