BORNEONEWS, Sampit - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DIsdukcapil) Kotawaringin Timur (Kotim) meminta kecamatan hingga desa proaktif membantu warga melengkapi administrasi kependudukan. Pasalnya, masih banyak masyarakat desa yang belum memiliki Kartu Keluarga (KK) ataupun Kartu Tanda Penduduk (KTP).
"Pihak kecamatan dan desa harus membantu warganya melengkapi dokumen kependudukan," kata Kepala Dinas Dukcapil Kotim, Marjuki, Senin (6/3/2017).
Terkait kondisi itu juga, Marjuki menerangkan, pihaknya menyediakan fasilitas untuk hal tersebut, seperti loket khusus untuk membuat kk hingga menyebar formulir ke seluruh desa.
Setelah KK selesai dibuat, maka akan dikeluarkan surat keterangan untuk melakukan perekaman data KTP elektronik. Perekaman dapat dilakukan di 12 kecamatan yang ada di daerah.








