BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bencana banjir bagi masyarakat merupakan musibah. Namun berbeda bagi empat siswa SDN 4 Kotawaringin Hilir, Kecamatan Kotawaringin.

Banjir yang merendam lapangan upacara di lingkungan sekolah mereka, justru dimanfaatkan untuk latihan berenang. Mereka serius dalam berlatih teknik meluncur, start, dan berbagai gaya berenang untuk mengikuti O2SN tingkat kecamatan yang akan digelar 15 maret 2017.

"Saya manfaatkan banjir ini untuk berlatih renang untuj empat siswa yang ikut O2SN, biasanya di sungai. Tapi karena di lingkungan sekolah juga ikut terendam banjir jadi saya manfaatkan saja," kata Kepala SDN 4 Kotawaringin Hilir, Suterman Anus kepada Borneonews, Senin (6/3/2017).

Empat siswa dari kelas empat dan lima itu tampak serius mengikuti latihan di luapan air Sungai Lamandau setinggi 1 meter. "Hari ini anak-anak cukup berlatih dua jam saja," kata dia.

Ia optimistis di antara keempat siswanya ini akan ada yang menjadi juara dalam lomba renang O2SN tingkat Kecamatan Kolam. "Saya optimistis bakal ada yang juara, soalnya ada satu siswa yang bagus berenangnya," ungkapnya.

Salah satu dari empat siswa-siswi itu mengaku senang bisa berlatih meski di dalam genangan banjir. "Senang karena bisa dilihatin juga sama teman-teman," katanya. (CECEP HERDI/B-10)