BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Serangan burung pipit di lahan oertanian akwasan Beriut Kuala Pembuang, disiasati petani dengan cara baru. Yakni memanfaatkan permainan layangan.
"Kemarin kita gunakan kaleng berisi ikatan batu diikat ke tali. Tetapi, hasilnya kurang optimal mengusir serang burung pipit yang mematuki padi," kata Madi, petani di Beriut, Senin (6/3/2017).
Lalu, dipilihlah cara baru menggunakan layang-layang, untuk menghalau serbuang kawanan burung pipit yang mengancam produksi padi.
"Dalam beberapa hari terakhir ini tidak hujan. Layangan yang kita mainkan di atas sawah mampu mengusir dan menghalau kedatangan burung pipit itu," ujarnya.
Serangan burung pipit dalam jumlah banyak itu, tambahnya, sudah terjadi sejak 20 hari terakhir. Terutama saat bulir padi mulai berisi.
"Sekarang padi sudah masuki usia panen. Beberapa petani terus melakukan pemanenan agar cepat selesai," pungkasnya. (PARNEN/B-11)








