BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mengambil langkah cepat untuk mengatasi persoalan banjir yang masih menghantu warga sampit. Salah satunya adalah membenahi titik-titik drainase juga membongkar bangunan yang berdiri di atas drainase.
“Dalam minggu-minggu ini rencananya kita akan bersihkan ring drain kurang lebih sepanjang 50 km dari rumput-rumput dan endapan,” kata Kepala Dinas Tata Ruang dan Pekerjaan Umum Kotawaringin Timur (Kotim), Machmoer.
Aliran drainase yang akan dibersihkan di antaranya dimulai dari titik nol Jalan Jendral Sudirman km 4,5 yang terbagi menjadi dua arah. Ke arah lingkar selatan menuju Desa Eka Bahurui sepanjang 26 km dan ke arah utara menuju Jalan Tjilik Riwut km 8 sepanjang 24 km.
Drainase yang ada sudah terkonsep dengan baik, hanya perlu normalisasi jalurnya dari tumbuhan liar yang mengendap dan mengganggu kelancaran aliran air.
Pengoptimalan ring drain di jalur ini merupakan tahap ke dua untuk mengatasi masalah banjir. Setelah tahap pertama yakni pembongkaran bangunan di atas drainase. Kemudian tahap selanjutnya adalah optimalisasi ring drain di kawasan perkotaan. (NOOR ANNISA/B-11)








