BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bukan hanya Kecamatan Arut Utara (Aruta) yang dilanda banjir, di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Dua desa yang berada di Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam), yaitu Desa Kondang dan Desa Rungun saat ini juga telah tergenang banjir.

"Beberapa hari lalu BPBD Kobar telah menerima laporan dari pihak Kecamatan Kolam terkait kondisi banjir yang terjadi. Di dua desa tersebut tinggi air banjir bervariasi antara 1 meter hingga 1,5 meter," kata Kasi Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar, Fahrul Laji, di Pangkalan Bun, Selasa (7/3/2017).

Karena itulah, lanjutnya, lokasi yang menjadi target berikut untuk mendapatkan bantuan selain kecamatan Aruta adalah Kecamatan Kolam.

"Beberepa hari ke depan kami akan bertolak ke Kecamatan Kolam untuk memberikan bantuan. Karena saat ini kami masih fokus di Kecamatan Aruta yang kondisi bencana banjirnya sudah dianggap darurat," jelasnya.

Seperti diketahui, banjir yang telah merendam 10 desa dan satu kelurahan di Kecamatan Arut Utara (Aruta) hampir dua pekan ini membuat pihak sekolah meliburkan anak didiknya. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kobar, Aida Lailawati mengatakan, banjir memang mengganggu proses belajar mengajar di sekolah. Sekolah harus mengambil keputusan untuk meliburkan siswa.

“Intinya sudah kami instruksikan kepada setiap kepala sekolah, yang sekolahnya terdampak banjir untuk sementara waktu meliburkan kegiatan belajar mengajar. Contohnya banjir di SDN 2 Desa Runtu, saat banjir juga memang sudah diliburkan,” kata Aida, Senin (6/3/2017) siang. (WAHYU KRIDA/N).