BORNEONEWS, Sampit - Program Dinas Kelautan dan Perikanan Kotawaringin Timur (Kotim) membudidayakan ikan air tawar masih terkendala pengadaan bibit ikan.
Hal ini karena masih terkendala tenaga kerja yang potensial untuk pembenihan bibit ikan di Balai Benih Ikan (BBI) Bagendang, belum lagi bibit yang dipasok dari pulau Jawa, dan mahalnya pakan ikan membuat dinas terkait belum bisa membantu petambak dengan lebih baik.
"Tenaga kerja di UPT Balai Benih Ikan cuma lima orang, belum lagi bibitnya, pakannya itu kita beli," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kotim Jakatan, Selasa (7/32017).
Menurutnya, Kotim sebenarnya merupakan wilayah yang potensi alam dan pasar yang sangat bagus untuk budidaya ikan air tawar.
Selain itu budidaya ikan juga menjadi peluang usaha yang menjanjikan sebab sekarang ikan air tawar di pasaran tergolong mahal.
Ditambahkannya, minat masyarakat dalam membudidayakan ikan air tawar memang tinggi. Namun pihaknya belum bisa banyak membantu pengadaan bibit ikan tersebut karena berbagai kendala itu. (NOOR ANNISA/B-5
Ini Kendala yang Dihadapi Kotim dalam Budidaya Ikan Air Tawar
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dishub Kotim Usulkan Rp1,2 Miliar untuk Rehab Dermaga Selamat Datang Sampit di Seranau
Dinkes Kotim Evaluasi Kinerja Pelaksanaan Integrasi Layanan Primer
Pemindahan Gedung PKP-PK Bandara H Asan Sampit Ditargetkan 2028 Gunakan APBD Kotim
Kadinkes Kotim Tegaskan Belum Temukan Kasus Penyakit yang Spesifik Disebabkan Karhutla
Dinsos Kotim Verifikasi Data Keluarga Korban Perundungan Kaji Peluang Bansos
Jalan Tjilik Riwut Ujung Landasan Bandara H Asan Sampit Ditutup Permanen
Komentar (0)
Memuat komentar…







