BORNEONEWS, Sukamara - Belum adanya guru tetap mata pelajaran Agama Hindu di beberapa sekolah, diharapkan menjadi perhatian dinas terkait untuk segera melakukan pengangkatan guru kontrak Agama Hindu.

Pengurus Majelis Agama Hindu Kaharingan Kecamatan Sukamara Sudaryani mengatakan, saat ini untuk memberikan materi pelajaran bagi siswa sekolah beragama Hindu masih mengambil beberapa guru dari sekolah lain yang memiliki guru khusu agama Hindu.

“Kekosongan guru agama Hindu ini tidak hanya terjadi pada wilayah pedesaan namun juga di dalan kota Sukamara," kata Sudaryani, Selasa (7/3/2017).

Menurutnya, dampak dari kekosongan guru agama ini membuat pembelajaran tentang wawasan agama bagi siswa menjadi sangat minim sehingga perlu adanya penangakatan guru kontrak Agama Hindu.

"Masalah ini sudah saya sampaikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan saat musrembang beberapa waktu lalu," tuturnya.

Sudaryani, yang juga berprofesi sebagai tenaga pengajar Agama Hindu di beberapa sekolah mengharapkan agar proses pengangkatan bisa dilakulan secepatnya agar siswa yang ada disekolah bisa mendapatkan pengetahuan agama Hindu secara maksimal. (NORHASANAH/B-5)