BORNEONEWS, Muara Teweh – Tingginya intensitas hujan dan rusaknya akses jalan menuju Desa Benangin, Kecamatan Teweh Timur dan Desa Lampeong, Kecamatan Gunung Purei membuat operasi bus DAMRI menjadi terhambat.


Informasinya sudah beberapa hari bus DAMRI tujuan Muara Teweh-Desa Benangin-Lampeong tidak beroperasi mengantarkan penumpang lantaran kondisi jalang rusak. Demikian pula tujuan Kandui-Baturaya.


Kepala Dinas Perhubungan Barito Utara, Iwan Fikri mengatakan untuk ketentuannya bila jalan yang menjadi tujuan dari keberangkatan bus ini rusak atau tidak dapat dilalui, maka bus menunggu terlebih dahulu sampai jalan diperbaiki dan dapat dilalui.


Berdasarkan peninjauan langsung yang dilakukannya, jalan menuju Desa Benangin dan Lampeong, yang terdapat kerusakan di beberapa titik sedang dalam perbaikan oleh pihak kontraktor menggunakan alat berat. Demikian pula dengan jalan Kandui menuju Desa Tongka yang menjadi salah satu tujuan Bus DAMRI juga sedang dikerjakan dengan alat berat oleh rekanan.


Dengan perbaikan masih dilakukan, kadang bila jalan kering bus Damri tetap beroperasi mengantarkan para penumpang, sedangkan bila kondisi hujan dan jalan rusak, maka bus bertahan atau tidak beroperasi sementara. (RAMADHANI/B-6)