BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Ruas jalan Jenderal Sudirman, satu-satunya jalan penghubung Sampit - Seruyan - Pangkalan Bun, dinilai rawan terjadinya kecelakaan, terutama kecelakaan tabrak lari. Karena itu para pengguna jalan diminta berhati-hati, dan waspada, agar tak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Ruas jalan di kawasan tengah Kabupaten Seruyan seperti pada kawasan Simpang Bangkal hingga Hanau, sangat rawan terjadi kecelakaan tabrak lari," kata Kapolres Seruyan AKBP Syahbudin Nasution, di Kuala Pembuang, Kamis (9/3/2017).

Kenapa demikian, lanjut kapolres, mengingat ruas jalan itu selain lbadan jalannya masih sempit, juga kondisinya mulus beraspal, sehingga memungkin para pengguna kendaraan leluasa memacu kecepatan kendaraannya, baik roda dua maupun empat.

"Jalan mulus bukan berarti pemicu terjadinya kecelakaan itu tidak ada. Bahkan jalan yang kondisinya mulus, bisa dinilai rawan kecelakaan. Pasalnya, pengendara yang tidak mengedepankan unsur keselamatan, seringkali melakukan selip kendaraan atau mengambil jalur kendaraan lain dari arah berlawanan," ujarnya.

Bagi setiap pengendara yang melintasi ruas jalan penghubung tersebut, tambah dia, butuh kehati-hatian dan kewaspadaan selama berkendaraan. Itu tujuannya untuk mengantisifasi terjadinya ancaman kecelakaan.

"Terpenting yang perlu diperhatikan pengendara, saat melakukan perjalanan tidak melakukan aksi selip sana selip sini atau mengambil kendaraan dari arah berlawanan. Batas kecepatan maksimum kendaraan juga harus diperhatikan dan tidak melakukan aksi ugal-ugalan menaiki kendaraan di jalanan," pintanya. (PARNEN/N).