BORNEONEWS, Muara Teweh - Bupati Barito Utara Nadalsyah meminta masyarakat agar mengelola dan mengembangkan lahan pertaniannya secara maksimal. Hal itu disampaikan Bupati saat meninjau lokasi lahan pertanian di areal transmigrasi Bangdep, Kecamatan Teweh Selatan, Kamis (9/3/2017).
Dalam peninjauan areal persawahan tersebut Bupati Nadalsyah bertemu langsung dengan masyarakat dan Ketua Kelompok Tani (Poktan) desa setempat untuk membicarakan kesungguhan masyarakat untuk mengelola dan menggembangkan lahan pertanian yang masih terbengkalai.
Dalam pertemuan dengan masyarakat dan poktan, Bupati Nadalsyah meminta agar lahan yang sudah dicetak hingga sampai saat ini belum ditanami dan dikelola para petani agar segera dimanafaatkan penggunaannya yang nantinya bisa mendukung program pemerintah pusat dan program Pemkab Barito Utara menuju swasembada beras.
“Lahan pertanian yang sudah dicetak sangat disayangkan apabila dibiarkan sampai terlantar, karena dalam pencetakan lahan sawah itu menelan anggaran yang cukup besar,” kata Nadalsyah dihadapan warga dan poktan desa setempat.
Lelaki yang akrab disapa Koyem ini juga berharap kepada masyarakat dan poktan agar lahan yang sudah dicetak dan dikembangkan jangan sampai dijual dan dialih puingsikan, karena lahan tersebut merupakan lahan yang memang diperuntukkan untuk lahan persawahan masyarakat di desa setempat.
“Diharapkan kepada para petani agar tidak selalu tergantung kepada bantuan pemerintah, para petani harus mampu mandiri karena pembangunan yang kita laksanakan adalah pembangunan gotong royong. Pemkab Barito Utara pada saat ini juga sedang melaksanakan pembangunan disektor lain seperti infrastruktur jalan, jembatan, pendidikan, kesehatan dan pembanguana sumber daya manusia,” kata Nadalsyah
Bupati Barito Utara, Nadalsyah didampingi Kepala Dinas Pertanian Ir Setia Budi, Plt Kepala Dinas Kominfo dan Persandian, M Iman Topik, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Utara, H Ferry Kusmiadi, menyempatkan waktu untuk melakukan peninjauan langsung ke lahan persawahan yang berada di Desa Traheyan dan Desa Trans Bangdep Kecamatan Teweh Selatan, Rabu (8/3) kemarin. (RAMADHANI/B-8)








