BORNEONEWS, Buntok – Sekretaris Daerah Barito Selatan, Edi Kristianto menyebutkan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dan ujian sekolah berstandar nasional (USBN) bukan hal yang ditakuti. Pada dasarnya UNBK dan USBN tidaklah berbeda dengan ujian lainnya yang telah dilewati sejak SD.

“Karena hasil UNBK dan USBN tidak menjadi syarat mutlak untuk kelulusan siswa,” kata Edi Kristianto kepada Borneonews, Kamis (9/3/2017).  Meski demikian kelulusan menjadi syarat mutlak untuk mengikuti Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Dia mengungkapkan kelulusan mereka ini ditentukan oleh penggabungan antara nilai raport serta nilai UNBK dan USBN.

Sementara itu Kadis Pendidikan  Barsel, Jumadi mengatakan, kelulusan juga merupakan syarat untuk melanjutkan kejenjang lebih tinggi. Adapun siswa siswi SMA/ SMK sederajat yang mengikuti UNBK dan USBN sebanyak 1.695 siswa.

“Yang mengikuti UNBK sebanyak 695 siswa dan USBN sebanyak 1.000 siswa. Jadi totalnya sebanyak 1.695,” ucapnya. (URIUTU DJAPER/B-6)