Catatan ini berdasarkan data di Kementerian Keuangan. Hal ini terkuak saat rapat kerja persiapan Pikada di aula Eka Hapakat Kantor Gubernur, Kamis (9/3/2017) saat pejabat direktorat Evaluasi Pengelolaan Keuangan Daerah, Ria Azhari disela memaparkan bagaiman pengaturan dana Pilkada dalam APBD.
“Yang sudah adalah Kabupaten Katingan, Lamandau, Pulang Pisau, dan Gunung Mas. Lainnya tidak terdeteksi sudah menganggarkan dalam APBD-nya alias belum memasukkan persiapan anggarannya untuk mendukung Pilkada 2018,”ungkapnya.
Berarti sisanya yang belum menganggarkan sebanyak tujuh daerah adalah Kota Palangka Raya, Kabupaten Kapuas, Seruyan, Barito Utara, Murung Raya, Barito Timur, dan Sukamara. Hal ini sontak mendapat penyangkalan dari beberapa sekretaris daerah (Sekda) sejumlah kabupaten yang merasa sudah memuat anggaran untuk mendukung tahapan Pilkada.
“Ini berdasarkan aplikasi online sistem manajemen keuangan yang termonitor di Kemenkeu untuk penggunaan APBD. Jadi tidak mungkin terlewat dari sistem tersebut,” bantah Ria menjelaskan.
“Silahkan lakukan klarifikasi dengan mengupdate data, kalau memang benar-benar merasa telah memuat anggaran Pilkada pada APBD 2017 di daerahnya kepada Kemenkeu,” saran dia. (ROZIQIN/B-6)
Hanya Empat Daerah yang Sudah Anggarkan Dana Pilkada
Bagikan:
BORNEONEWS, Palangka Raya – Dari 11 daerah di Kalimantan Tengah (Kalteng) yang ikut dalam pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) serentak 2018 hanya empat kabupaten yang sudah mulai menganggarkan dalam APBD-nya, lainnya tidak.
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Kalteng Prioritas Penanganan Karhutla, BNPB: Bantuan Luar Negeri untuk Teknologi Pemadaman
Komentar (0)
Memuat komentar…







